Surat Undangan

2 min read

Surat Undangan – Susunan dalam surat yang memberitahukan adanya kegiatan atau acara pertemuan, agar penerima bisa hadir dalam tempat dan waktu yang sudah ditetapkan.

Tentunya tidak asing bukan dengan istilah surat undangan? Dan mungkin kalian sering menjumpainya. Apakah kalian tau, apa itu surat undangan? Lalu kenapa adanya surat tersebut?

Nah, dalam pembahasan kali ini akan menjelaskan mengenai surat udanngan, yang akan dijelaskan secara singkat dan jelas. Yuukk… Simak penjelasan di bawah sebagai berikut.

Apa itu surat Undangan ?

Undangan yakni berasal dari kata “Undang” dan mendapatkan akhiran “an”. Undang yakni artinya paggil, mengundang artinya memanggil atau mempersilahkan untuk hadir datang. Undangan ialah kata benda yang merujuk pada orang yang dipanggil atau diundang pada hari, waktu, tanggal, dan lokasi yang telah ditentukan dalam undangan tersebut.

Surat Undangan adalah sebuah penghargaan untuk orang yang diundang.

Komposisi dan bentuk surat tersebut harus semenarik mungkin, isinya harus jelas dan tepat waktu, sehingga dapat mempersiapkan undangan.

Contoh-Surat-Undangan

Dengan demikian, pada surat ini yakni sebuah surat pemberitahuan untuk pertemuan kegiatan atau acara, pada harapan bahwa penerima undangan dapat hadir pada waktu dan tempat yang ditentukan.

Beberapa poin terpenting yang dimasukkan dalam surat tersebut ialah:

1. Waktu dan Tempat

Waktu dan tempat dalam sebuah pelaksanaan begitu sangat penting sebagai dimasukkan dalam surat tersebut. Jika akan menentukan waktu dan tempat harus dengan jelas, diharapkan undangan akan tiba tepat waktu dan tidak akan bingung.

Baca Juga :  Pengertian Fonologi

2. Agenda

Surat ini biasanya berisi agenda yang akan dibahas pada pertemuan tersebut. Tujuannya ialah semoga para peserta dapat menyiapkan materi atau hal-hal lain yang dapat terkait dengan pertemuan tersebut.

Surat-Undangan

Bagian – Bagian Surat Undangan

Adapun beberapa bagian dari surat tersebut, diantaranya ialah:

1. Kepala Surat

  • Nama dalam badan usaha tersebut
  • Alamat pada badan usaha
  • Nomor telepon dalam usaha
  • Nomor dari kotak pos
  • Identitas atau keterangan lainnya
  • Tanggal pembuatan surat
  • nomor alamat yang dapat ditujukan

2. Isi Surat

  • Terdapat salam pembuka
  • Mempunyai sebuah alasan
  • Terdapat hari dan tanggal
  • Adanya sebuah waktu
  • Terdapat suatu tempat atau lokasi
  • Berikan acara

3. Penutup atau Kaki Surat

  • Terdapat nama badan usaha
  • Memiliki suatu jabatan
  • Terdapat nama yang secara jelas
  • Memiliki nomor induk pegawai
  • Mempunyai sebuah tembusan

Jenis – Jenis Surat Undangan

Surat ini, merupakan sebuah pemberitahuan di mana orang atau terhadap kelompok tersebut akan menghadiri acara tertentu di lokasi dan waktu tertentu. Namun, setiap surat tersebut sangatlah berbeda-beda, baik itu undangan tidak resmi, undangan setengah resmi, dan undangan resmi.

Menurut kepentingannya, terdapat 3 jenis undangan, yakni:

1. Undangan Tidak Resmi atau Undangan Pribadi

Undangan tidak resmi merupakan sebuah undangan dari individu sebagai penggunaan pribadi mereka.

Contoh undangan tidak resmi, ialah:

  • Undangan dalam acara ulang tahun
  • Undangan Khitanan
  • Undangan acara pernikahan

Dalam sebuah undangan tidak resmi sebagai mewakili hanya satu orang, orang yang mengundang saya untuk mengatakannya dengan kata saya. Pada bagian terakhir atau pada bagian penutup, orang yang diundang sering mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah diundang.

Tidak harus dilakukan atas undangan pribadi, karena peserta baru mengharapkan sebuah kehadiran seseorang pada saat ini sementara yang diundang belum tentu hadir.

Baca Juga :  Surat Keterangan Bekerja

2. Undangan Setengah Resmi

Biasanya dibuat sebagai pertemuan arisan, reuni keluarga, klub pemuda dan lain-lain.

Contoh undangan setengah resmi, yakni:

  • Undangan dalam sebuah rapat keluarga
  • Undangan dalam syukuran
  • Undangan rapat dalam RT

Undangan setengah resmi untuk mewakili grup atau dalam kelompok, oleh karena itu dalam sebuah undangan harus memihak dengan kata kami.

Adapun dalam karakteristik undangan setengah resmi, yakni:

  1. Tanpa mempunyai kop surat
  2. Dalam bentuk surat tersebut bisa tidak standar
  3. Dapat menggunakan dalam sebuah bahasa campuran (tidak harus resmi)
  4. Menggunakan sebuah kertas yang biasa digunakan untuk korespondensi

3. Undangan Resmi

Undangan resmi merupakan sebuah undangan yang dapat digunakan sebagai keperluan atau kebutuhan resmi.

Contoh undangan resmi:

  • Undangan rapat organisasi
  • Undangan Perayaan Negara
  • Undangan pelantikan dalam pejabat

Undangan resmi akan dikeluarkan dengan organisasi atau badan secara resmi, oleh karena itu peserta yang diundang harus memihak dengan kata kami.

Dalam undangan resmi, kata kami dapat digantikan dengan menunjukkan nama posisi atau nama pada jabatan (mewakili suatu organisasi).

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, mengenai Surat Undangan. Ternyata dalam surat tersebut, memiliki beberapa bagian-bagian dan jenis-jenisnya. Semoga ulasan ini dapat membantu dan bermanfaat bagi Anda.

Kata Majemuk

Ika Evitasari
2 min read

Kalimat Simpleks

Ika Evitasari
2 min read