Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Tari Tor Tor

2 min read

Tari Tor Tor – Keunikan tarian ini adalah gerakan dan suaranya. Termasuk alasan mengapa tarian ini disebut tarian Tortor karena muncul dari gerakan kaki dan suara ketika tarian itu terdengar Tor Tor.

Gaya dalam sebuah tarian yang berasal sebuah suku Batak di wilayah pulau Sumatra. Sejak kira-kira dalam abad ke-13, tarian ini telah menjadi budaya Batak.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Tari Tor Tor, asal usul beserta ciri khasnya. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak penjelasan sebagai berikut.

Apa itu Tari Tor Tor ?

Tari Tor Tor merupakan adanya sebuah tarian kuno oleh Toba Batak, yang berasal wilayah Sumatera Utara dan mencakup dalam daerah Tapanuli Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, dan Samosir.

Tari-Tor-Tor

Tarian ini digunakan tidak hanya untuk sebuah acara sakral, tetapi sebagai acara lain. Saat ini, pakaian yang digunakan dalam tarian yakni telah menjadi modern karena kadang-kadang dapat ditampilkan sebagai tontonan di depan banyak orang.

Asal Usul Tarian

Tarian Tor Tor termasuk jenis tarian yang berasal dari sebuah suku Batak di wilayah pulau Sumatra. Sejak kira-kira dalam abad ke-13, tarian goal-to-goal telah menjadi budaya Batak. Perkiraan tersebut diberikan dengan mantan anggota Paviliun Sumatera Utara tahun 1973-2010 dan ahli Tor Tor Dance.

Baca Juga :  Pengertian Penduduk

Di masa lalu, pada sebuah tradisi gerbang-gerbang hanya ada dengan kehidupan Batak di wilayah Toba, Samosir, dan bagian dari daerah Humbang. Setelah agama Kristen memasuki Silinde, budaya ini dikenal sebagai tarian modern dan budaya menyanyi.

Contoh-Tari-Tor-Tor

Di wilayah Pahae yakni telah dikenal dalam sebuah tarian dan dalam nyanyiannya yang begitu sangat ceria, disebut sebagai Pahae do mula ni tumba atau Tumba.

Di masa lalu, tarian ini biasanya dapat digunakan dalam sebuah ritual yang telah dilakukan dengan beberapa sebuah patung batu yang dapat dimasukkan oleh roh, kemudian patung batu itu “menari”.

Jenis Tari Tor Tor

Terdapat dalam tiga jenis dalam tarian ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Tor Tor Pangurason

Tor Tor Pangarason yakni biasanya termasuk dalam sebuah tarian yang dapat digunakan sebagai mengisi terhadap suatu acara-acara tersebut. Tempat untuk tarian ini pertama kali dibersihkan dengan jeruk purut. Penggunaan dalam sebuah jeruk purut yang dimaksudkan untuk menghindari adanya bahaya.

b. Tor Tor Panasulan

Tor Tor Panasulan merupakan telah digelar saat adanya sebuah bencana dalam menghantam desa, akan tetapi orang tidak bisa bertindak sembarangan dalam jenis tarian ini. Karena Tor Tor Panasulan yakni telah dibuat dengan seorang dukun untuk mencari petunjuk tentang bencana atau masalah yang dihadapi desa tersebut.

c. Tor Tor Sipitu Cawan

Tarian Sipitu Cawan yakni dapat digunakan pada saat pelantikan raja. Seperti namanya, dalam jenis tarian ini yakni berasal dari sebuah kisah seorang 7 putri surgawi yang mandi di sebuah gunung Pusuk Buhit. Ketika seorang 7 putri surgawi mandi, tujuh sarung datang ke danau bersamaan dengan Piso Sapitu Sasarung atau piso.

Fungsi Tari Tor Tor

Fungsi dalam jenis tarian ini ialah bersifat dinamis karena dapat mengikuti sebuah waktu. Awalnya, adanya suatu kehadiran tarian tradisional tersebut merupakan adanya sebuah persyaratan khusus atau tarian dalam pembersihan yang dapat dilakukan sebagai sebuah langkah sebelum upacara agar tetap halus dan jauh dari bahaya yang jahat.

Baca Juga :  Rumah Adat Bengkulu

Bisa dikatakan bahwa dalam fungsi jenis tarian ini ialah sakral, yang pernah dilakukan untuk sebuah upacara tradisional dengan orang Batak, perlahan-lahan akan bergeser ke arah hiburan serta acara resmi dalam pemerintah dan acara sebuah pernikahan.

Keunikan Tari Tor Tor

Tarian ini tidak hanya mempunyai sebuah jenis, tetapi terdapat dalam keunikannya sendiri dibandingkan dengan tarian yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa fitur unik, diantaranya ialah:

a. Setiap Penari Tor Tor Mengenakan Ulos

Seperti halnya dalam sebuah tarian tradisional, secara umum, dapat menggunakan suatu pakaian khusus. Tidak terkecuali dengan seorang penari Tor Tor yang dapat menggunakan ulos atau pakaian khas terhadap suku Batak saat menari. Biasanya, syal Ulos yang digunakan sebagai menari dalam tarian ini ialah mendominasi dengan warna merah, putih, dan hitam.

b. Tari Tor Tor Sebagai Media Komunikasi

Tarian yang merupakan salah satu budaya Batak saat ini sangat populer karena tarian ini biasa dapat digunakan untuk tarian upacara.

Akan tetapi, dalam tarian ini tidak hanya dapat digunakan untuk tarian upacara, dalam sebuah tarian ini dapat digunakan sebagai media komunikasi. Dalam gerakan tarian dengan jelas menunjukkan bahwa ini dapat menyebabkan interaksi dengan penonton.

c. Prosesi Tua ni Gondang

Fitur khusus lain dari tarian ini ialah dalam prosesi Ni Gondang lama sebelum tarian tujuan ke tujuan dimulai. Biasanya tuan rumah mempunyai sebuah permintaan khusus terhadap para musisi Gondang sebelum memainkan musik Gondang. Gondang tua ini dimaksudkan untuk komunitas Dayak sebagai berkah dari sebuah musik yang bernama Gondang.

d. Diiringi Musik Gondang

Keistimewaan lain dari tarian ini dapat disertai dengan sebuah alat musik sejenis Gondang. Dalam sebuah gerakan-gerakan tarian yang bertujuan dengan menjadi lebih kuat dengan irama musik Gondang. Instrumen ini biasanya dapat dimainkan yang terlebih dahulu sebelum tarian ini dapat dimulai.

Baca Juga :  Pengertian Populasi

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Tari Tor Tor, asal usul, jenis-jenis, fungsi, beserta keunikannya. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Suku Aceh

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read

Suku Anak Dalam

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read

Suku Tengger

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read