Virus Corona (COVID-19)

3 min read

Ruangguru.co – Hai teman kembali lagi bersama kami web terbaik untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, nah pada artikel kali ini kami akan memberikan informasi tentang Virus Corona (COVID-19).

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2), lebih dikenal sebagai virus Corona, adalah jenis baru coronavirus yang ditularkan ke manusia.

Virus ini dapat menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, orang tua, wanita hamil, dan ibu menyusui.

Infeksi untuk virus ini dinamai COVID-19 dan awal kali ditemukan pada kota Wuhan di Cina, tepatnya pada akhir Desember 2019.

Virus ini menyebar dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Tiongkok dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Coronavirus merupakan sekumpulan virus yang menginfeksi atau merusak sistem pernapasan. Dalam berbagai kasus, corona hanya akan menyebabkan infeksi ringan pada pernapasan, seperti flu.

Tetapi, virus corona juga dapat membuat infeksi pada pernapasan secara berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Sindrom Pernafasan Timur-Tengah (MERS), dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS).

Berikut ini merupakan pengertian virus corona yang harus anda ketahui.

Apa itu Virus Corona?

Virus Corona

Pengertian Virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.

Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus corona dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, hingga kematian.

Selain pengertian virus corona berikut gejala-gejala terinfeksi virus corona.

Gejala Virus Corona

Gejala Virus Corona

Infeksi virus korona atau COVID-19 dapat menyebabkan penderita mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala atau gejala infeksi saluran pernapasan berat.

Baca Juga :  Pengertian Esofagus

Seperti demam tinggi, batuk berdahak dan bahkan perdarahan, sesak napas, dan nyeri dada. Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang dapat mengindikasikan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

  • Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius)
  • Batuk
  • Napas pendek

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari hingga 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Penyebab Virus Corona

Penyebab Virus Corona

Infeksi virus corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yang merupakan sekelompok virus yang infeksinya terjadi pada sistem pernapasan.

Dalam kebanyakan kasus, corona hanya akan menyebabkan infeksi ringan pada pernapasan hingga sedang, seperti flu.

Namun, virus ini juga dapat menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS (Middle-East Respiratory Syndrome), pneumonia dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome).

Diduga virus Corona pada awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, belakangan diketahui bahwa virus Corona juga ditularkan dari manusia ke manusia.

Seseorang bisa mendapatkan COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

  • Secara tidak sengaja menghirup air liur yang keluar dari penderita bersin atau batuk COVID-19
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah menyentuh benda yang terkena percikan air liur pasien COVID-19
  • Tutup kontak dengan penderita COVID-19, misalnya menyentuh atau berjabat tangan

Virus corona bisa menjangkit siapa saja, namun efeknya akan menjadi lebih berbahaya atau fatal jika terjadi pada para lansia atau usia lanjut, wanita hamil, orang yang sakit, atau orang yang sistem kekebalannya lemah.

Cara Mencegah Virus Corona

Cara Mencegah Virus Corona

1. Hindari Kontak Tangan

Berjabat tangan bisa diganti dengan anggukan sopan dan senyum hangat. Selain itu, gunakan lutut, kaki, siku, atau buku jari untuk menekan tombol lift, membuka pintu, menekan tombol apa saja, menarik tuas hingga Anda menandatangani sesuatu secara digital.

Pada saat ini Anda harus menggunakan bagian tubuh lain selain telapak tangan.

Baca Juga :  Cara Memilih Masker

2. Gunakan Masker

Ada dua jenis masker yang dapat Anda gunakan untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95.

Masker bedah atau masker bedah adalah masker sekali pakai yang umum digunakan.

Masker ini cukup mudah untuk ditemukan, nyaman dipakai dan harganyapun terjangkau, sehingga banyak orang memakai masker ini ketika mereka sedang beraktivitas.

Cara yang benar untuk menggunakan masker bedah adalah bahwa sisi masker yang berwarna harus menghadap ke luar, sedangkan sisi dalam yang putih menghadap ke wajah dan menutupi dagu, hidung dan mulut.

Sisi putih terbuat dari bahan yang bisa menyerap kotoran dan menyaring kuman dari udara.

Meskipun tidak sepenuhnya efektif dalam mencegah paparan kuman, penggunaan masker ini masih dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit menular, termasuk infeksi virus Corona.

Penggunaan masker dianjurkan untuk orang yang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, bukan pada orang sehat.

Sementara masker N95 adalah jenis masker yang dirancang khusus untuk menyaring partikel berbahaya di udara. Jenis masker ini sebenarnya lebih direkomendasikan untuk mencegah infeksi virus Corona.

Namun, masker ini tidak nyaman dipakai sehari-hari dan harganya relatif mahal.

Saat melepas masker dari wajah, baik masker bedah maupun masker N95, hindari menyentuh bagian depan masker, karena bagian itu penuh dengan kuman yang menempel.

Setelah melepas masker, cuci tangan Anda dengan sabun atau pembersih tangan, sehingga tangan bersih dari kuman yang menempel.

3. Bersihkan Ponsel

Gunakan desinfektan untuk membersihkan ponsel. Gagasan lain, jangan sering mengambil ponsel Anda dari saku. Semakin sedikit paparan ponsel ke permukaan, semakin sedikit risiko terpapar virus.

Saat berada di luar rumah, Anda dapat menggunakan serbet kain untuk mengambil barang-barang tertentu.

Bila kain mikrofiber belum membuat perasaan Anda tenang, Maka Anda bisa memakai tisu desinfektan untuk membersihkan ponsel Anda.

Baca Juga :  Contoh Hukum Perdata

4. Cuci Tangan dengan Benar

Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cuci tangan Anda dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik.

Pastikan semua bagian tangan dicuci bersih, termasuk bagian belakang tangan, pergelangan tangan, di antara jari-jari, dan kuku.

Setelah itu, keringkan tangan Anda menggunakan tisu, handuk bersih, atau pengering tangan.

Jika Anda seorang pekerja komuter di transportasi umum, akan sulit untuk menemukan air dan sabun. Anda bisa membersihkan tangan dengan pembersih tangan.

Gunakan produk pembersih tangan dengan kadar alkohol setidaknya 60% agar lebih efektif dalam mendisinfeksi kuman.

Cuci tangan Anda secara teratur, terutama sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh binatang, membuang sampah, dan setelah batuk atau bersin.

Mencuci tangan juga penting sebelum menyusui bayi atau ASI.

5. Membawa Tisu

Membawa tisu ekstra, tisu basah dan produk kertas lainnya juga merupakan alternatif yang tepat. Gunakan serbet cadangan untuk menyeka tangan Anda setelah makan camilan, misalnya.

Kain dan serbet juga bisa berguna untuk membersihkan kuman, berfungsi sebagai penutup ponsel.

6. Hindari Uang Tunai

Kita tidak akan tahu jenis bakteri apa yang ada pada permukaan Uang tunai yang dianggap kotor . Jika Anda bisa membayar dengan menggunakan kartu kredita atau debit, kurangi penggunaan uang tunai sebanyak mungkin.

Dan ingat, jika Anda membutuhkan tanda tangan digital kapan saja, Anda dapat menggunakan buku jari atau jari telunjuk.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Virus Corona (COVID-19) : Gejala, Penyebab & Cara Mencegah, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Pengertian Esofagus

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Lockdown

Yolanda Agustina
3 min read

Daya Listrik

Ika Evitasari
1 min read